728x90 AdSpace

Latest News
Tuesday, March 19, 2013

Membedah 'Faksi-Faksi' Dalam PKS


Burhanudin Muhtadi, doktor peneliti LSI pernah menuliskan didalam bukunya yang berjudul "Dilema PKS" bahwa didalam tubuh PKS terdapat dua faksi yang berseberangan. Faksi-faksi itu antara lain faksi kesejahteraan dan faksi keadilan.

Lalu seorang kompasianer beberapa waktu yang lalu menuliskan didalam tulisan yang diposting di kompasiana bahwa di PKS ada faksi tua dan faksi muda. Faksi tua dipimpin oleh Hidayat Nur Wahid dan faksi muda dipimpin oleh Anis Matta. Dalam hal ini saya tidak mengerti kenapa beliau menempatkan Anis Matta menjadi pimpinan faksi muda. Karena
walaupun Anis Matta berusia lebih muda dari Hidayat Nur Wahid tetapi Anis Matta sudah menjadi sekjen di PK sebelum Hidayat Nur Wahid menjadi Presiden PKS.

Seperti partai demokrat yang mempunyai faksi Cikeas, faksi Anas atau Faksi Marzuki Ali. PKS pun tak lepas dari faksi-faksian. Adapun faksi-faksi itu adalah sebagai berikut :

1. Faksi Melankolis

Faksi ini dipimpin oleh grup boyband legendaris yang tak pernah bubar ketika boyband Indonesia seangkatannya sudah tak lagi bergaung. Ketika Trio Libels sudah gak ngebul, ketika Cool Colors tak lagi cool dan ketika Coboy berubah jadi co-man, grup boyband ini tetap berjaya. Inilah pemimpin faksi melankolis di PKS..

Selain Snada, yang tergabung ke faksi ini adalah edcoustic, gondes dan justice voice. faksi ini pun mendapat dukungan dari warga negara asing seperti Raihan dan Saujana dari Malaysia dan Maher Zain dari Timur Tengah.

2. Faksi Harokis

Faksi harokis adalah faksi didalam tubuh PKS yang bergaya lebih sangar dengan mengedepankan sisi heroisme. Faksi ini dipimpin oleh para lulusan Universitas Indonesia yang menamankan dirinya Izzatul Islam.

Apabila Izzatul Islam naik ke gelanggang, sontak para pendukung PKS yang tergabung dalam faksi ini terbangun dari tempat duduknya dan adrenalinnya meningkat 100%. Izzatul Islam memimpin beberapa kelompok lainnya seperti Shoutul Harokah dan Arruhul Jadid.

3. Faksi Poros Tengah

Saya belum mampu mengidentifikasikan apakah kelompok-kelompok ini termasuk faksi melankolis atau faksi harokis. Sehingga saya memutuskan untuk memasukan mereka kedalam faksi baru berlabel faksi poros tengah. Faksi ini belum memiliki pemimpin kelompok karena kepentingan dan pola kerja mereka sangat beragam. Dua kelompok besar yang saya ketahui adalah kelompok raper yang dipimpin oleh Ebiet Beat A yang berpusat di Kota Bandung dan salah satu kelompok cadas yang tergabung dengan komunitas salam satu jari yaitu Punk Muslim.

Anda ikut faksi mana? hehe...

Enjang Anwar Sanusi | Kompasiana




  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Membedah 'Faksi-Faksi' Dalam PKS Rating: 5 Reviewed By: MUSLIMINA